23 Juni 2024
dampak buruk tidak pernah membersihkan kasur

source: realestat.id

Tahukah kamu mengapa kita perlu jasa Cuci Springbed Jogja? Hal ini karena rata-rata setiap orang menghabiskan waktunya sekitar 7 hingga 8 jam hanya di kasur setiap hari. Banyak orang yang memilih melakukan berbagai kegiatan di atas kasur karena merasa lebih nyaman.

Banyaknya waktu yang habis di atas kasur membuat seluruh bagian tempat tidur tersebut. Mulai dari seprai, guling, bantal, dan selimut penuh dengan keringat, kulit mati, air liur, dan serpihan makanan ringan yang kita makan di atas kasur.

Jika kita tidak membersihkannya secara rutin, maka kasur bisa menjadi sarang kutu, tungau, kuman, atau jamur. Dampaknya, kita berisiko terkena berbagai macam penyakit akibat organisme tersebut.

Sebenarnya, banyak dampak buruk yang bisa kita rasakan ketika tidak mencuci springbed secara berkala. Apa sajakah itu? Simak pembahasannya berikut ini, ya.

Memicu Alergi

Kasur yang kotor dapat menyebabkan alergi. Hal tersebut terjadi sebagai reaksi yang mempunyai alergi terhadap protein yang ada pada feses tungau. Selama kita menghabiskan waktu di kasur, kita tanpa sadar meninggalkan sel kulit mati yang menumpuk di celah kasur.

Kulit mati merupakan makanan bagi tungau debu yang merasa lapar. Tungau dan kotorannya dapat menimbulkan reaksi alergi. Gejala yang sering muncul seperti muncul ruam, kulit terasa gatal, serangan asma, dan mata atau hidung berair.

Terganggu oleh Kutu

Kutu kasur merupakan salah satu serangga yang menghisap darah dengan cara menggigit kita ketika tidur.

Serangga ini dapat bersembunyi di balik seprai, celah kasur, dan furnitur kamar tidur. Apabila tergigit kutu ini, kemungkinan kita akan melihat tanda gigitan merah dan terasa gatal, serta bercak darah di tempat tidur.

Terinfeksi Bakteri dan Jamur

Ketika kita tidur, keringat yang keluar dari tubuh dapat membuat seprai menjadi lembab. Jika kita tidak mengganti seprai tersebut secara rutin, seprai yang lembab tadi dapat menjadi sarang yang ideal bagi jamur maupun bakteri untuk berkembang biak.

Bakteri seperti Staphylococcus aureus dan E. coli dapat menumpuk pada kasur dan mengakibatkan berbagai masalah kesehatan. Maka dari itu, kita sebaiknya mengganti seprai minimal seminggu sekali untuk menghindari penumpukan jamur dan bakteri.

Jika kita tidak bisa mencuci springbed sendiri, kita dapat langsung menghubungi Grades Home Cleaning. Jasa cuci springbed Jogja ini sangat profesional dalam membersihkan aneka noda, bakteri, kamur, kutu kasur, maupun tungau.

Tenang saja, jasa cuci kasur Jogja yang satu ini mampu membersihkan kasur dengan maksimal karena memiliki tenaga terlatih dan peralatan yang super lengkap.

Yuk, percayakan kebersihan springbed kepada Grades Home Cleaning  dengan menghubungi melalui call/WhatsApp di 0821 2626 9836 atau mengunjungi gradeshomecleaning.web.id. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan