16 Juni 2024
obat untuk atasi alergi pada anak

source: halodoc.com

Mengatasi gejala alergi pada anak bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Alergi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti hidung tersumbat, gatal-gatal, mata berair, hingga ruam kulit.

Untungnya, ada beberapa jenis obat yang aman digunakan untuk meredakan gejala alergi pada anak. Penasaran? Yuk, simak pembahasannya berikut ini hingga selesai!

Antihistamin

Antihistamin merupakan jenis obat yang paling sering direkomendasikan untuk mengatasi gejala alergi pada anak. Obat ini bekerja dengan cara menghambat histamin, yaitu zat kimia dalam tubuh yang menyebabkan reaksi alergi.

Antihistamin tersedia dalam berbagai bentuk seperti sirup, tablet, dan krim. Beberapa contoh antihistamin yang sering digunakan untuk anak-anak adalah cetirizine dan loratadine.

Kortikosteroid

Kortikosteroid adalah obat yang efektif untuk mengurangi peradangan dan gejala alergi yang lebih berat. Obat ini biasanya digunakan untuk kondisi alergi yang lebih serius seperti asma alergi, dermatitis atopik, dan rinitis alergi. Kortikosteroid tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk krim, inhaler, dan tablet.

Pada anak-anak, penggunaan kortikosteroid umumnya terawasi secara ketat oleh dokter untuk menghindari efek samping jangka panjang. Krim kortikosteroid seperti hidrokortison sering digunakan untuk mengatasi ruam kulit dan gatal-gatal.

Inhaler kortikosteroid seperti fluticasone dan budesonide sangat efektif untuk mengendalikan asma alergi. Penting untuk selalu mengikuti dosis yang dokter rekomendasikan sehingga keamanan penggunaan obat ini terjamin.

Dekongestan

Dekongestan merupakan obat untuk meredakan hidung tersumbat akibat alergi. Obat ini bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh darah di hidung sehingga mengurangi pembengkakan dan membuka saluran pernapasan. Dekongestan biasanya tersedia dalam bentuk semprotan hidung dan sirup.

Penggunaan dekongestan pada anak-anak harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak boleh digunakan dalam jangka waktu yang lama karena bisa menyebabkan efek samping seperti jantung berdebar dan peningkatan tekanan darah.

Beberapa contoh dekongestan yang umum digunakan adalah pseudoephedrine dan phenylephrine. Pastikan untuk selalu membaca label dan mengikuti anjuran dokter atau apoteker dalam penggunaan dekongestan.

Mengatasi gejala alergi pada anak memerlukan pendekatan yang hati-hati dan penggunaan obat yang tepat. Antihistamin, kortikosteroid, dan dekongestan adalah tiga jenis obat yang aman untuk anak-anak jika digunakan sesuai petunjuk.

Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan obat apa pun kepada anak untuk memastikan keamanan dan efektivitas pengobatan. Dengan pengelolaan yang tepat, gejala alergi pada anak dapat terkendali sehingga anak dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Apabila Anda ingin tahu lebih banyak mengenai obat yang aman untuk berbagai masalah kesehatan anak, Anda bisa langsung mengunjungi https://pafibintang.org/.

Situs online tersebut menyediakan informasi super lengkap terkait obat dan penggunaannya. Semoga bermanfaat!